Mengapa Berkunjung ke Gunung Fanjing
Gunung Fanjing terletak di Kota Tongren, Provinsi Guizhou, merupakan puncak utama Pegunungan Wuling dengan ketinggian sekitar 2572 meter. Namanya berasal dari "Tanah Suci Brahma", dan gunung ini terkenal sebagai gunung suci Buddha di Tiongkok, yang dipercaya sebagai tempat praktik Bodhisattva Maitreya. Tubuh gunungnya menjulang soliter, diselimuti awan dan kabut, dengan Puncak Emas Awan Merah di puncaknya yang menjulang tinggi, dijuluki "Kota di Langit". Pada tahun 2018, Gunung Fanjing dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia, menjadi landmark alam dan budaya penting di Guizhou.
Daya Tarik Utama
- Puncak Emas Awan Merah: Ketinggian sekitar 2336 meter, puncak soliter menjulang di udara, puncaknya terbelah dua, masing-masing dibangun Kuil Sakyamuni dan Maitreya, dihubungkan oleh jembatan langit, dari puncak dapat menikmati lautan awan.
- Puncak Emas Tua: Puncak tertinggi Gunung Fanjing, pemandangan luas, merupakan lokasi klasik untuk menikmati matahari terbit dan lautan awan.
- Batu Jamur: Batu alami ajaib yang terbentuk dari tumpukan lapisan batu sabak, besar di atas kecil di bawah, tampak seperti akan roboh, merupakan lanskap ikonik Gunung Fanjing.
- Kuil Cheng'en, Kuil Chan Huguo: Kuil kuno di gunung, dupa yang tak pernah putus, tempat wajib bagi pendaki yang beribadah.
Cara Mengatur Jadwal
Wisata Gunung Fanjing biasanya memerlukan satu hari penuh: dari gerbang gunung naik bus wisata ke stasiun bawah kereta gantung, lalu naik kereta gantung ke atas, mengunjungi Puncak Emas Awan Merah, Puncak Emas Tua, Batu Jamur dan atraksi inti lainnya. Pada musim ramai disarankan masuk sedini mungkin, reservasi terlebih dahulu, dan perhatikan pengumuman operasional kereta gantung.